Category Archives: Artikel

RECHARGE YOUR MOTIVATION !

Gugus Kendali Mutu (GKM) KPPN Malang yang dikemas dalam kegiatan bertema “Recharge Your Motivationmerupakan suatu rangkaian Capacity Building Chapter 2 yang diadakan pada hari Jumat, 21 Juli 2017 di Aula KPPN Malang. Kegiatan ini diadakan sebagai wadah untuk meningkatkan softskill pegawai KPPN Malang melalui permainan-permainan yang membutuhkan kerjasama tim.

Permainan yang dilaksanakan pada Capacity Building Chapter 2 bertajukTangkap Saya Dong Bang” serta “Nantikan Aku Sayang” bertujuan untuk meningkatkan kekompakan dan kerjasama antar tim serta memupuk jiwa kepemimpinan seluruh pegawai KPPN Malang, sehingga nantinya kinerja serta kerjasama antar pegawai dalam pelaksanaan tugas dapat menjadi lebih baik . Kegiatan diakhiri dengan penyerahan hadiah bagi juara pertama dan juara kedua serta foto bersama.

Recharge Your Motivation rangkaian kegiatan untuk memupus rasa jenuh atas rutinitas pekerjaan yang mengakibatkan berkurangnya semangat kerja, sehingga diperlukan adanya suatu penyegaran serta memunculkan kembali semangat “Salam Satoe Jiwa, Arema” bagi para pegawai KPPN Malang. Yaitu semangat yang menandaskan bahwa siapapun yang menjadi bagian dari KPPN Malang tidak peduli latar belakang akan selalu membawa panji KPPN Malang, kapan pun serta dimana pun. Semoga KPPN Malang selalu “MAJU, JAYA, OK” .

 

KPPN MALANG WUJUDKAN LAYANAN PRIMA DENGAN PRISMA CARD

 Kinerja terbaik wajib kita lakukan sebagai wujud  sumbangsih kita di era pembangunan negeri tercinta ini.” KPPN Malang selaku  kantor pelayanan  di jajaran Kementerian Keuangan diwajibkan memberikan apresiasi kepada stakeholder yang berprestasi,” demikian disampaikan oleh Susanto, Kepala KPPN Malang dalam sambutannya membuka acara Penyerahan Piagam Penghargaan sebagai Satuan Kerja Terbaik Semester I Tahun 2017, Senin, 10 Juli 2017 bertempat di Ruang Rapat Lantai II KPPN Malang.  Lebih lanjut disampaikan bahwa dengan pemberian apresiasi/reward ini diharapkan dapat menjadi stimulan positif bagi satuan kerja yang lainnya agar dapat lebih meningkatkan kinerjanya pula. Satker yang telah memperoleh reward diharapkan dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasinya, sedangkan bagi satker yang belum memperoleh penghargaan agar dapat terpacu semangatnya untuk menjadi lebih baik lagi.

Untuk memperoleh penghargaan tersebut, satker harus memberikan kinerja terbaiknya dalam hal:

  1. Kinerja pelaksanaan anggaran;
  2. Rekonsiliasi;
  3. Akurasi perencanaan dana satker (RPD);
  4. Akurasi penyaluran SP2D (retur).

Dari 183 satker di wilayah kerja KPPN Malang, berdasarkan kriteria tersebut di atas diperoleh 6 satker dengan kinerja terbaik yaitu:

  1. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur (567364);
  2. Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Malang (237490);
  3. Universitas Negeri Malang (400074);
  4. Menarmed-2 Divif-1 Kostrad (684871);
  5. Kementerian Agama Kota Malang (299082);
  6. Kementerian Agama Kabupaten Malang (299065).

Ke-6 satker tersebut memperoleh piagam penghargaan, sedangkan khusus untuk satker yang menempati  peringkat 1 s.d. 4 ditambah dengan PRISMA CARD yaitu kartu sebagai tanda bebas antrian di KPPN Malang selama 2 bulan. ( By: WM’17 )

PEKAN PANCASILA

Torehan sejarah memperlihatkan para pendiri bangsa berkolaborasi untuk menyusun dasar negara kita, Indonesia. Tanggal 1 Juni 1945 menjadi awal perumusan tersebut, di mana Presiden Pertama Indonesia mengungkapkan kata Pancasila dihadapan sidang BPUPKI. Selanjutnya dari lima intisari tersebut dirumuskan kembali susunan baru sehingga melahirkan Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945. Hingga akhirnya pada tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila difinalisasi hingga seperti saat ini.

Pada tahun 2017 ini, Indonesia untuk pertama kalinya menyelenggarakan peringatan Hari Lahir Pancasila. Bukan hanya satu hari, peringatan ini diadakan dalam bentuk Pekan Pancasila dari tanggal 29 Mei s.d. 4 Juni 2017. Berbagai kegiatan  digelar secara terintegrasi dipayungi satu tema besar, yakni “Saya Indonesia Saya Pancasila”.

Tema tersebut merupakan bentuk ekspresi bersama yang dibawakan dengan cara personal. Mengingatkan kembali bahwa Pancasila tidak hanya sebagai Dasar Negara, tetapi juga jati diri bangsa. Sila-silanya menyatukan segala perbedaan yang ada di Indonesia.  Semua kata yang terkandung di dalamnya merupakan intisari jiwa masyarakat kita.

Tujuan dari penyelenggaraan Pekan Pancasila ini adalah untuk menguatkan dan memperkenalkan ulang dasar-dasar Pancasila, dan untuk menarik minat para generasi muda terhadap Pancasila. Nantinya, diharapkan seluruh komponen bangsa Indonesia dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Narasumber : ARH. Ir.  Mariyono, MSI.(Katim Gumil Rindam V/Brawijaya)

Pancasila ini memberikan pemahaman kepada manusia melalui etika serta memiliki nilai religius, kekeluargaan, keselarasan, kerakyatan, keadilan yang mampu menegakkan dan berbiat adil bagi seluruh rakyat tanpa terkecuali,” jelasnya.

Kehidupan berbangsa dan bernegara di indonesisia saat ini cukup mengkhawatirkan karena masa orde baru pendidikan moral telah di hapuskan yang dampaknya sangat buruk seperti hilangnya etika dan toleransi antar sesama, terjadinya kerusuhan, masyarakat mulai alergi terhadap Pancasila dan lain sebagainya. Ini berakibat kepada para generasi muda saat ini. Untuk itu ajarkan anak-anak kita tentang pentingnya pendidikan moral agar menjadi generasi yang baik bagi bangsa Indonesia ini.

UUD sebagai landasan konstitusional yang merupakan hukum dasar tertulis dan tertinggi serta merupakan puncak dari seluruh peraturan perundang-undangan. Akan tetapi sebaik-baiknya UU tersebut disusun tetap tergantung pada unsur pelaksana UU (kita warga negara). Kemudian sejenak ditampilkan sebuah film tentang sejarah perjuangan dan budaya indonesia yang sudah ada sejak puluhan abad lalu. Film tersebut menjelaskan bahwa  semangat kebangsaan timbul dan meningkat sejak di cetuskannya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Kurangnya pemahaman tentang Bhineka Tunggal Ika menyebabkan penonjolan2 individu maupun kelompok yang anarkis seperti yang sering terjadi saat ini. Nilai toleransi yang mau menerima orang lain dapat menimbulkan komunikasi secara baik. NKRI memiliki kedaulatan baik di darat, laut dan udara. Ke-3 wilayah tersebut selalu di pantau dan di jaga agar tidak ada manuver-manuver asing masuk wilayah NKRI terutama yang tidak memiliki ijin resmi untuk masuk ke wilayah Indonesia. Indonesia memiliki nilai kesatuan wilayah, persatuan bangsa, kemandirian yang berfungsi sebagai pemersatu bangsa dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi pribadi yang mandiri dengan kemampuan sendiri untuk memajukan bangsa menjadi lebih baik di Asia bahkan mancanegara. Acara diakhiri dengan menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka “.(as5lang)

Program Kerja Go Green KPPN Malang

Program KerjDSC_0032a Perbendaharaan Go Green  di KPPN Malang dimaksudkan untuk memberikan arahan yang jelas kepada seluruh personil KPPN Malang untuk andil dalam program Perbendaharaan Go Green serta sebagai bagian dari komitmen KPPN Malang untuk melayani mitra kerja dengan TUNTAS (Transparan, Unggul, Nyaman, Terpercaya, Akuntabel, dan Sempurna).DSC_0055

Wujud bakti Insan Perbendaharaan dalam menjaga pundi negeri salah satunya adalah Program Perbendaharaan Go Green yang telah dicanangkan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan pada saat Rapimnas Ditjen Perbendaharaan 2017. Program Perbendaharaan Go Green ini juga merupakan salah bentuk implementasi transformasi kelembagaan dalam tubuh Ditjen Perbendaharaan.

DSC_0077Selaras dengan program Go Green ini, pada hari Jum’at tanggal 28 April 2017, Kepala KPPN Malang Susanto telah mencanangkan program Go Green KPPN malang dengan salah satu programnya adalah Satu Pohon Satu Pegawai.

 

KPPN MALANG ADAKAN TRAINING MANDIRI, DEMI KELANCARAN PENYALURAN DAK FISIK

Sehubungan dDSC_0027engan peralihan tugas penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.50/PMk.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa, maka diperlukan strategi transisi guna memperlancar proses penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa pada tahun 2017.
Salah satu strategi yang diperlukan adalah dengan mempersiapkan Tools dan kebijakan yang mendukung pelaksanaDSC_0034an penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa. Tools yang telah dipersiapkan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan adalah Aplikasi SAKTI yang akan digunakan oleh satker Penyaluran DAK dan Dana Desa, serta Aplikasi OM SPAN yang berfungsi sebagai aplikasi yang menghubungkan antara Pemerintah provinsi/kabupaten/kota dengan KPPN dalam hal penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa.
Training Aplikasi OM SPAN yang digunakan oleh KPPN dalam proses penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa telah dilaksanakan pada bulan Maret 2017, sedangkan untuk aplikasi OM SPAN yang akan digunakan oleh Pemerintah provinsi/kabupaten/kota dilaksanakan sesuai jadwal  Training Mandiri oleh KPPN dalam rangka Penyaluran DAK Fisik TA 2017 . DSC_0034
Pemerintah Daerah wilayah kerja KPPN Malang yaitu: Pemda Kota/Kabupaten Malang, Pemda Kota Batu dan Pemda Kota/Kabupaten Pasuruan berkesempatan mendapatkan training mandiri pada hari Kamis, tanggal 18 Mei 2017 di Aula lantai II KPPN Malang. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB. Pada sesi sambutan, Susanto, Kepala KPPN Malang menyampaikan bahwa DAK Fisik dan Dana Desa harus tersalur  dan terserap, untuk itu perlu adanya koordinasi yang berkesinambungan antara KPPN dan Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah kerja KPPN  Malang dengan membentuk grup Whatsapp. Perlu adanya kesamaan pemahaman  dalam melaksanakan peraturan yang berkaitan dengan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa, dimana KPPN bisa melaksanakan penyaluran dengan benar,  tepat waktu dan tepat jumlah. Sehingga Pemerintah Kabupaten/Kota beserta dinas-dinas terkait dapat melaksanakan kegiatan sesuai rencana  kegiatan yang telah di jadwalkan.
Kegiatan traiDSC_0051ning mandiri berlangsung hingga pukul 12.00 WIB, dimana dengan terlaksananya acara tersebut diharapkan terjalinnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara KPPN Malang dan Pemerintah Daerah, meningkatnya pemahaman mengenai DAK Fisik dan Dana Desa serta Meningkatnya pemahaman mengenai penggunaan Aplikasi OM SPAN. Dengan tercapainya indikator keberhasilan tersebut di atas, komitmen KPPN Malang untuk melaksanakan penyaluran Dana DAK Fisik dan Dana Desa  sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan serta akan selalu menyampaikan data penyaluran dengan sarana yang tercepat kepada Pemda dapat terwujud. ( By: WM’17 )

Kegiatan Sosialisasi Peraturan Akuntansi dan Update Aplikasi Pelaporan TA 2017

DSC_0001Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara mengamanatkan bahwa laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN harus disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah. Sesuai amanat Undang-Undang Keuangan Negara, Pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Lingkup pengaturan Peraturan Pemerintah tersebut meliputi SAP Berbasis Akrual dan SAP Berbasis Kas Menuju Akrual dimana untuk saat ini penerapan secara penuh mengacu kepada SAP Berbasis Akrual.

Sebagaimana Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), saat ini Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah wajib menggunakan basis akrual dalam penyajian laporan keuangan. Laporan keuangan yang dihasilkan dari penerapan SAP Berbasis Akrual dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan manfaat yang lebih baik bagi para pemangku kepentingan, baik bagi para pengguna maupun pemeriksa laporan keuangan pemerintah.  Implementasi SAP Berbasis Akrual yang diawali tahun 2015 selalu melalui perkembangan dan penyempurnaan baik terkait pedoman dan ketentuan maupun sistem aplikasi. Pada tahun 2016 lalu, Menteri Keuangan menerbitkan beberapa Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur terkait pedoman penyusunan laporan keuangan, kebijakan akuntansi pemerintah pusat, serta penerapan SAP Berbasis Akrual pada pemerintah pusat. Aplikasi yang digunakan satuan kerja dalam penyusunan laporan keuangan mulai SIMAK hingga SAIBA juga selalu melalui proses penyempurnaan. Pada tahun 2017 ini, pengembangan aplikasi terus dilakukan untuk menyempurnakan output dari aplikasi agar semakin dapat menghasilkan laporan keuangan yang andal serta akurat.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas pelaku akuntansi dan pelaporan pada K/L dalam mengimplementasikan sistem akuntansi akrual serta dalam rangka menginformasikan ketentuan terupdate pedoman, kebijakan akuntansi, dan sistem pelaporan, Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Ditjen Perbendaharaan melaksanakan sosialisasi peraturan akuntansi dan update aplikasi pelaporan tahun 2017 kepada satuan kerja di wilayah kerja KPPN Malang. Dengan adanya pelaksanaan sosialisasi ini, diharapkan kapasitas sumber daya manusia pelaku akuntansi dan pelaporan pada satuan kerja lingkup KPPN Malang dalam rangka mengimplementasikan sistem akuntansi berbasis akrual menjadi semakin kapabel dan berkualitas.

Kegiatan Sosialisasi Peraturan Akuntansi dan Update Aplikasi Pelaporan Tahun 2017 lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Malang dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : Senin/21 Maret 2017
Waktu : Pukul 08.00 s.d. 15.00 WIB
Tempat : Aula Lantai II KPPN Malang
Narasumber : Susanto (Kepala KPPN Malang)
Dwinanto (Dit. Akuntansi dan Pelaporan Keuangan)
Putu Jaya Permana (Dit. Akuntansi dan Pelaporan Keuangan)
Arif Khusni Effendy (Dit. Akuntansi dan Pelaporan Keuangan)
Moderator : Ndaru Muchtarom Anantadi (Seksi Verifikasi Akuntansi KPPN Malang)
Peserta : 60 (enam puluh) satuan kerja lingkup KPPN Malang
DSC_0014Sosialisasi Peraturan Akuntansi dan Update Aplikasi Pelaporan Tahun 2017 diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara selaku pemandu jalannya acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala KPPN Malang, Bapak Susanto.
Selanjutnya memasuki inti acara yakni pemaparan materi oleh para narasumber yang merupakan tim narasumber dari Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Ditjen Perbendaharaan, serta 1 (satu) orang narasumber dari KPPN Malang yakni Kepala Kantor KPPN Malang.

Penyampaian materi diawali dengan pemaparan mengenai current issue akrual 2017 oleh Kepala KPPN Malang, Bapak Susanto. Secara keseluruhan beliau memaparkan hal-hal mengenai ketentuan penyusunan laporan keuangan dengan terbitnya beberapa PMK baru terkait pedoman dan kebijakan akuntansi akrual serta menyampaikan evaluasi atas penyajian LKKL tahun 2016.

Materi selanjutnya dengan narasumber Bapak Dwinanto selaku narasumber dari Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan membahas mengenai Penerapan Standar Akuntansi Berbasis Akrual. Dengan terbitnya PMK baru yakni PMK 225/PMK.05/2016 tentang Penerapan Standar Akuntansi Berbasis Akrual pada Pemerintah Pusat, maka secara otomatis menggantikan PMK sebelumnya, yakni PMK 270/PMK.05/2014.

DSC_0058Narasumber berikutnya, Bapak Putu Jawa Permana, secara khusus memaparkan teknis aplikasi, yakni aplikasi SIMAK dan SAIBA. Hal-hal terkait ketepatan perekaman transaksi pada menu aplikasi, update yang muncul pada aplikasi terbaru di tahun 2017, hingga perlunya koordinasi yang baik antara operator SIMAK dan SAIBA menjadi penting beliau tekankan agar tercipta kerja tim yang solid hingga pada akhirnya tercapai suatu output kualitas Laporan Keuangan yang andal.

Materi terakhir adalah terkait aplikasi e-rekon yang merupakan aplikasi rekonsiliasi berbasis web yang diluncurkan pada pertengahan tahun 2016. Pemateri terakhir yakni Bapak Arif Khusni Effendy juga merupakan salah satu anggota tim narasumber dari Direktorat APK Ditjen Perbendaharaan.

DSC_0013

Setelah seluruh pemaparan materi dan diskusi selesai dilaksanakan, kegiatan diakhiri dengan evaluasi efektivitas sosialisasi yang berbentuk post-test. Setelah melalui proses penilaian lembar jawaban oleh panitia, diperoleh 3 (tiga) satuan kerja dengan nilai sempurna atau dalam hal ini jawaban benar secara keseluruhan. Tiga satuan kerja tersebut adalah Universitas Brawijaya, BBPP Ketindan, dan BPTP Jawa Timur. Sebagai bentuk apresiasi, tim narasumber dari Direktorat APK dan Kepala KPPN Malang secara langsung menyerahkan reward kepada 3 (tiga) satker tersebut.

DSC_0075

Kegiatan Sosialisasi Peraturan Akuntansi dan Update Aplikasi Pelaporan Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan dan dilaksanakan di KPPN Malang pada hari Selasa tanggal 21 Maret 2017 pada umumnya berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan perencanaan. Adapun indikator keberhasilan acara tersebut antara lain adalah kesesuaian susunan acara dengan realisasi di lapangan serta tingginya frekuensi peserta sosialisasi yang memperoleh nilai baik pada pelaksanaan post test. DSC_0082   

 

“Perbendaharaan Menyapa” SMA Negeri 2 Malang

cover

 

 

 

Dalam rangka rangkaian Hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2017 dan dalam rangka mengenalkan pengelolaan keuangan negara kepada masyarakat luas, KPPN Malang bekerja sama dengan SMA Negeri 2 Kota Malang mengadakan kegiatan Perbendaharaan Menyapa yang diselenggarakan pada Senin (30/1) di Aula  SMA Negeri 2 Kota Malang.

Hadir dalam kegiatan Perbendaharaan Menyapa tersebut Kepala KPPN Malang dan jajarannya, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Kota Malang dan jajarannya, serta sebanyak 66 siswa Kelas XII IPA/ IPS SMA Negeri 2 Kota Malang.

Kegiatan Perbendaharaan Menyapa ini  dimulai pada pukul 12.00 WIB dibuka dengan sambutan kepala KPPN Mala1sdng yang menyampaikan  harapan agar siswa-siswi SMA Negeri 2 Kota Malang dapat menjadi generasi penerus pengelola keuangan negara selanjutnya. Selain itu pula disampaikan penghargaan kepada Wakil Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Malang atas kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tugas dan fungsi Ditjen Perbendaharaan dalam penyaluran 2APBN, Profil KPPN Malang. serta Capaian Ditjen Perbendaharaan dan materi tentang PKN STAN. Hadir sebagai narasumber pada kegiatan kali ini adalah Yuyun Wahyuni dan Yuda Gustama pelaksana pada KPPN Malang.

Kegiatan PerbDSC_0045endaharaan Menyapa ini dikemas dengan baik sehingga komunikasi dua arah antara narasumber dan para siswa dapat terbangun ditandai dengan antusiasnya para siswa dalam mengikuti materi ataupun mengemukakan pendapat. Tak lupa dibagikan doorprize bagi siswa-siswi yang aktif. (y.g.)

 

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Anggaran atas Kegiatan/ Kontrak yang Mengalami Perubahan Pagu Akibat Revisi Penghematan

Berikut adalah surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor  S-8782/PB/2016 Tgl 02 November 2016 Petunjuk teknis terkait pelaksanaan anggaran atas kegiatan/kontrak yang mengalami perubahan pagu akibat revisi penghematan (self bloking) dan Surat Kepala KPPN Malang Nomor : S-7071/WPB.16/KP.032/2016 tanggal 03 November 2016. (yg)

s_08782_pb_2016-juknis-atas-kontrak-yang-mengalami-perubahan-pagu-akibat-revisi-penghematan-self-blocking

surat-KPPN-S-7071-2016.pdf

PER-44/PB/2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Negara pada Akhir Tahun Anggaran 2016

Disampaikan kepada :

Yth. Kuasa Pengguna Anggaran
Satker Mitra Kerja KPPN Malang

Satker Mitra Kerja KPPN Malang

Bersama ini kami sampaikan ketentuan terbaru mengatur mengenai Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Negara pada Akhir Tahun Anggaran 2016 (LLAT 2016) yaitu :

Perdirjen Perbendaharaan Nomor PER-44/PB/2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Negara pada Akhir Tahun Anggaran 2016

Dimohon kepada seluruh Satuan kerja untuk mempedomani Perdirjen Perbendaharaan ini

 

Silahkan unduh  pada link berikut :

Unduh Per-44/PB/2016

Lampiran

Panduan Akhir Tahun

(yg)

Kemenkeu Mengajar: Sehari Berbagi Inspirasi Hingga Penjuru Negeri

untitled-1

Menyambut peringatan Hari Oeang ke-70, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengadakan Gerakan Kemenkeu Mengajar pada Senin (24/10) serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk ucapan terimakasih para pegawai Kementerian Keuangan atas apa yang diberikan Negeri ini sehingga  sebagai Nagara Dana Rakca (Penjaga Keuangan Negara) kita dapat memperoleh kesempatan untuk menjalankan profesi yang baik dan hidup bercukupan.

Dengan moto “Dari Kami Untuk Negeri”,  selama sehari, para relawan yang merupakan pegawai aktif Kemenkeu akan memperkenalkan peran Kemenkeu, berbagai profesi yang ada di dalamnya, dan bagaimana negeri ini mengelola perekonomian pada adik-adik siswa Sekolah Dasar sehingga pada saatnya nanti mampu menjadi generasi penerus pembangunan.

fb_img_1477386700586Pelaksanaan Kementerian Keuangan Mengajar di Perwakilan Jawa Timur kali ini diikuti oleh seluruh unit eselon I Kementerian Keuangan di Jawa Timur khususnya di Kota Malang, yaitu : Perwakilan Sekretariat Jenderal Kemenkeu Jawa Timur, Kanwil DJP Jawa Timur I, Kanwil DJP Jawa Timur II, Kanwil DJP Jawa Timur III, KPPN Malang, Kanwil DJBC II Jawa Timur, Kanwil DJBC I Jawa Timur,  KPKNL Malang, dan Balai Diklat Keuangan Malang. Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 24 Oktober 2016 bagi 85 siswa-siswi kelas 6 di SDN Purwantoro I.

fb_img_1477386627368Memberikan pengetahuan mengenai tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Perbendaharan kepada siswa Sekolah Dasar dengan bahasa yang lugas  tentunya memberikan tantangan tersendiri. Video edukasi Perbendaharaan menjadi pilihan utama  agar adik-adik SDN Purwantoro I mudah mengenal seluk beluk Perbendaharaan. Permainan-permainan disusun agar adik adik mampu merespon secara baik dan mengenal pentingnya peran APBN dalam pembangunan nasional. Respon adik adik pun terlihat dengan antusiasme dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan maupun dalam mengikuti permainan yang diberikan oleh Kak Yuyun dan Kak Yuda.

Keceriaan adik-adik SDN Purwantoro I kian melengkapi sukses terlaksananya kegiatan Kemenkeu Mengajar ini.  Sangat diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar dapat menginspirasi para siswa untuk dapat bergabung dalam Kementerian Keuangan dalam pembangunan bangsa Indonesia sekaligus dapat memberikan pengalaman berharga serta meningkatkan cinta terhadap Kementerian Keuangan khususnya bagi para pengajar.

Selamat hari Oeang, Mari Mengajar, Mari Belajar. (Y.G)